February 21, 2019

Mencoba Fitur Inspeksi URL di Google Search Console Baru

Google Search Console mempunyai tampilan baru, hal ini kuketahui lewat tombol yang tersedia di pojok kanan atas pada saat membuka Google Search Console lama. Wohohoo kudet loh aku. Tak hanya itu, pada saat kita mengklik menu-menu pada Google Search Console lama untuk melihat laporan kinerja serta lalu lintas penelusuran, maka kita akan melihat link yang berbunyi “Buka Laporan Baru”. Ketika diklik, maka kita diarahkan ke tampilan baru Google Search Console.

Tampilannya sangat berbeda dengan Google Search Console lama, kalau dilihat sih tampilan baru ini lebih simple dan sederhana. Lalu bagaimana dengan menu-menu yang ditawarkan? Secara teknis, menu-menu pada Google Search Console baru hampir sama saja dengan Google Search Console yang lama; Kita bisa menambahkan properti, menambahkan peta situs, melihat laporan kinerja pada blog, serta melakukan pengindeksan untuk URL pada blog.

Namun, ada satu fitur yang menarik perhatianku, yaitu Inspeksi URL. Dari namanya agak jarang terdengar di telinga yaa. Lalu fitur apakah ini dan apa kegunaanya? Kalau di Google Search Console lama, untuk melakukan pengindeksan URL dapat menggunakan fitur Fetch as Google, nah kalau di Google Search Console baru ini kita dapat melakukan hal yang sama dengan fitur Inspeksi URL.

Dilihat dari istilahnya, Inspeksi sendiri dapat berarti sebagai 'suatu pemeriksaan dengan seksama'. Nah, kira-kira seperti itulah fungsi fitur tersebut.

Sebenarnya, fitur ini lebih kepada fitur yang berfungsi untuk memberikan info mengenai status dari suatu URL apakah telah terindeks di google atau belum, dan apakah ada masalah pada URL tersebut.

Lalu bagaimana menggunakannya?

Untuk dapat menggunakan fitur ini, maka terlebih dahulu harus masuk ke Google Search Console baru melalui Browser (Klik di sini).

Setelah masuk ke akun kita, pilih properti yang sesuai dengan alamat web (dalam hal ini aku memilih properti https://www.anisaarpan.com). Setelah itu klik menu Inspeksi URL yang ada di bagian kiri seperti pada gambar (atau klik garis tiga di pojok kiri untuk memunculkan daftar menu)

Inspeksi URL pada Google Search Console Baru

Setelah itu kita akan diarahkan ke kolom search di bagian atas. Paste-kan URL yang akan diinspeksi pada kolom search tersebut. Misalnya aku ingin menginspeksi artikel Senja di Waktu yang Berbeda, maka URL tersebut yang akan diinputkan pada kolom search.


Nah setelah itu Google Search Console akan menampilkan hasil laporan URL tersebut seperti gambar di bawah ini.


Umumnya, jika artikel tersebut baru dipublish dan belum terindeks di google, maka hasil yang keluar adalah seperti pada gambar di atas. Yakni muncul pemberitahuan bahwa URL tidak ada di google. Artinya, artikel tersebut belum terindeks di mesin pencarian. Nah, untuk melakukan pengindeksan, kita tinggal klik "Minta Pengindeksan". Maka secara otomatis Google Search Console akan menjalankan permintaan pengindeksan terhadap URL tersebut.


Setelah itu, tunggu waktu pemrosesan sekitar satu menit. Maka akan muncul pemberitahuan jika permintaan indeks berhasil dilakukan.


Sampai di sini, kita sudah berhasil meminta pengindeksan untuk suatu artikel.

Pada beberapa kasus lainnya, jika suatu artikel telah terindeks di google, maka pada saat link diinputkan pada kolom Inspeksi URL, akan muncul pemberitahuan bahwa URL tersebut telah terindeks, contohnya dapat dilihat di bawah ini.


Kalau sudah muncul centang hijau seperti di atas, maka artinya artikel tersebut telah terindeks di mesin pencarian, tapi kalo masih mau di mintai pengindeksan ulang, silahkan saja. Sebab meskipun telah muncul laporan bahwa URL tersebut telah terindeks, namun tombol Minta Pengindeksan masih tetap tersedia dan tetap dapat diklik.

Selain itu, pada beberapa URL artikel lainnya, laporan yang muncul menunjukkan bahwa artikel yang bersangkutan memiliki masalah, seperti di bawah ini.


Suatu artikel yang bermasalah dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Segera atasi masalah-masalah pada artikel yang bersangkutan dan lakukan pengindeksan ulang.

Kalau yang di atas itu disebut bahwa halaman tidak mobile friendy. Hal itu terjadi kemungkinan karena aku menggunakan tema versi dekstop dan tidak mengaktifkan versi seluler sehingga pengguna seluler harus menzoom layar dahulu supaya dapat membaca postingan. (Minta diganti template premium sesegera mungkin nih). Hehe, sebenarnya sih tidak mesti yang premium, yang gratisan dan halal digunain juga banyak, kok. Tapi entah kenapa untuk mengganti tema ini aku rada sedikit malas dan selalu menunda-nunda. Untuk sementara ini, biarlah dahulu menggunakan template ini.

Nah demikianlah tulisan mengenai fitur Inspeksi URL ini. Kesimpulannya, fitur ini berguna untuk memberikan laporan mengenai status URL di mesin pencarian sekaligus dapat digunakan untuk meminta pengindeksan suatu URL.

13 comments:

  1. Cocok juga nih dicoba, soalnya belum pernah menggunakan fitur ini..

    ReplyDelete
  2. Saya baru kali ini pake console mbak, lebih kudet saya dong ya hahaha

    Ini berguna buat seo-seo gitu ya mbak? inspeksi url?

    ReplyDelete
  3. Dan ternyata, mbakmu ini lebih kudet dek krna gak biasa pake hihi

    ReplyDelete
  4. Saya pakai google console ini juga mbak, tapi baru tahu kalau inspeksi url disini bisa request untuk indexing juga, hehe, makasih infonya ya mbak :D

    ReplyDelete
  5. Kemarin dapat laporan kala buka gmail, ada masalah di console. URL ada yang tak bisa fiindeks dan galat melulu, barangkali harus diubah isi atau judulnya karena sebelumnya pernah ditayangkan di blog lama. Google bot mendeteksi galat melulu sampai bikin bingung. Lelahnya juga, ya, ha ha.

    ReplyDelete
  6. I love your post dear! I want to congrats you for this beautiful blog, is so inspiring, so powerful, so unique. If you want you can check out my last post!

    http://herecomesaajla.blogspot.com/2019/02/pixi-x-chloe-morello-collab-review.html

    ReplyDelete
  7. Saya jarang buka menu google search console, tapi sesekali kdg juga saya buka.sekedar lihat aja sih

    ReplyDelete
  8. Saya lebih kudet lagi saya malah baru tau istilah atau nama fitur Google tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halah, mas her kan pakar SEO, jadinya sering pakai rongdo...😂

      Delete
  9. Menurutku lebih enak yang lama kalo fiturnya, soalnya ada fetch as google, jadi lebih enak pakainya.

    Tapi memang tampilan search console baru lebih fresh dan simpel sih. Cocok dipakai buat Smartphone.

    ReplyDelete
  10. Perlu dicoba fitur Google ini barangkali aja post di blog saya cepat terindeks.

    ReplyDelete
  11. Ohh ada google search console baru ternyata ..., betulan aku baru tau sekarang.
    Dulu aku sempat gunain media itu, tapi tau-tau kucari lagi kok lenyap, sekarang ada lagi.
    Kalo gitu wajib digunain lagi nih.

    Terimakasih infonya ya :)

    ReplyDelete
  12. Boleh jugo nih. Dak papo dicoba :D

    ReplyDelete